March 23, 2018

Reksa Dana: Investasi Terjangkau, Aman dan Menguntungkan

Sekilas judul diatas terkesan provokatif dan bombastis dapat menggiring opini bahwa reksa dana adalah suatu investasi tanpa cacat. Tapi apakah memang reksa dana seperti itu? Menggunakan bahasa anak zaman now: “Hellowww please deh ahh zaman gini mana ada investasi yang terjangkau, aman dan menguntungkan sekaligus, yang ada malah ketipu kaleee..”. Mungkin pendapat seperti ini bisa dikatakan wajar di tengah maraknya orang yang terjerumus dalam investasi ilegal, alih-alih memperoleh untung yang ada malah buntung. Lalu kalau sudah buntung siapa yang harus menanggung.

Reksa dana adalah salah satu alternatif berinvestasi di pasar modal. Sejauh pengalaman saya, masih ada teman dan kerabat yang belum mengetahui tentang reksa dana, bahkan ada yang bertanya apa beda reksa dana dengan danareksa. Memang tidak mudah untuk menjelaskan pengertian dan cara kerja reksa dana bagi orang yang jarang berhubungan dengan dunia investasi pasar modal. Oleh karenanya untuk meningkatkan literasi dan penetrasi reksa dana, saat ini banyak terdapat artikel dan pelatihan terkait reksa dana. Definisi tentang reksa dana adalah suatu instrumen berbentuk kontrak investasi kolektif yang mengelola dana investor untuk diinvestasikan pada instrumen pasar modal (saham dan surat utang negara/perusahaan) yang dikelola oleh manajer investasi. Manajer investasi bertanggung jawab atas penempatan investasi reksa dana, oleh karenanya investor reksa dana membayar fee (berkisar 1% s.d 4%) kepada manajer investasi. Semakin besar dana kelolaan manajer investasi, semakin besar pula fee yang mereka terima dan tentunya semakin besar tanggung jawab dari manajer investasi tersebut. Penting bagi seorang investor mengetahui orang-orang yang mengelola reksa dana dan catatan historis kinerja reksa dana manajer investasi. Maka dari itu sebelum membeli reksa dana, ada baiknya investor membaca Prospektus lebih dahulu.
Ilustrasi: Thomas adalah seorang pegawai swasta yang bekerja di sektor pertambangan yang mendapatkan bonus kerja dari perusahaan sebesar Rp.3 juta. Dia mempunyai rencana untuk menginvestasikan dana tersebut namun Thomas bimbang jika diinvestasikan untuk membeli saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) yang harganya sekitar Rp.27 ribu per lembar hanya mendapat 1 lot saja (1 lot = 100 lembar saham) sedangkan untuk membeli obligasi retail indonesia (ORI) minimal sebesar Rp. 5 juta. Dengan begitu dana sebesar Rp.3 juta relatif tidak mencukupi untuk berinvestasi di pasar modal secara langsung.


Di sinilah kelebihan dari reksa dana yang mengelola dana dari berbagai investor untuk dibelikan portofolio efek. Tadinya Thomas hanya bisa membeli 1 jenis efek, jika membeli reksa dana dia memiliki beberapa portofolio efek. Reksa dana memerlukan peran manajer investasi yang bertanggung jawab dalam mengelola dana investor supaya berkembang.


Lalu apa bedanya reksa dana dengan danareksa? PT Danareksa adalah sebuah badan usaha milik negara (BUMN) yang didirikan oleh pemerintah pada tahun 1976. Tujuan didirikannya PT Danareksa adalah untuk mempercepat proses perluasan partisipasi masyarakat dalam kepemilikan surat berharga (saham/surat utang) di pasar modal. Dengan turut sertanya masyarakat memiliki surat berharga maka dapat membantu BUMN/swasta dalam mendapatkan pendanaan yang tentunya diharapkan menciptakan pemerataan pendapatan dan pembangunan bangsa. Pada tahun 1978, PT Danareksa menerbitkan Sertifikat yang merupakan cikal bakal dari reksa dana saat ini. Kemudian Sertifikat ini ditawarkan kepada masyarakat sebagai investor.


Apakah reksa dana merupakan investasi terjangkau, aman dan menguntungkan? 
-Terjangkau: Jika dibandingkan dengan investasi lain, seperti: properti, emas atau rumah makan maka investasi reksa dana lebih terjangkau. Untuk membeli properti minimal butuh dana puluhan juta, investasi emas setidaknya 1 gram sudah sekitar Rp.650 ribu sedangkan untuk rumah makan, cerita seorang teman pengusaha rumah makan nasi goreng, setidaknya membuat gerobak saja butuh dana sekitar Rp.4 juta lebih belum untuk membeli bumbu dan bahan-bahan. Nilai investasi di reksa dana nominalnya bervariasi, ada yang sudah dapat dengan investasi awal sebesar Rp.10 ribu. Pengalaman saya pribadi, saya pernah menukarkan point saya di Gojek untuk membeli reksa dana di PT Manulife Aset Manajemen Indonesia sebesar Rp.10 ribu. Dengan semakin terjangkaunya berinvestasi di reksa dana, maka setidaknya investor yang tidak memiliki dana investasi yang besar dapat dimudahkan sedangkan bagi manajer investasi dapat menyasar segmen investor kelas menengah ke bawah. Selain soal nominal reksa dana yang tidak harus memerlukan dana investasi besar, investasi reksa dana juga menjangkau orang-orang yang berada di berbagai daerah. Bayangkan Indonesia memiliki 17.000 pulau yang tersebar, tidak semua tinggal di pulau-pulau utama seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, Papua dan Sulawesi. Maka akan sulit bagi anda yang tinggal di Jawa namun punya investasi properti di Kalimantan untuk meninjau properti tersebut secara rutin. Tentu kalau anda punya uang dan waktu hal ini tidaklah masalah, namun kalau tidak maka investasi menjadi tidak terpantau dengan baik. Dengan membeli reksa dana, maka investasi anda “ikut” kemana pun anda pergi. Apalagi sekarang sudah ada tehnologi transaksi online lewat handphone, anda bisa melakukan transaksi beli dan jual reksa dana di mana saja. 

-Aman: Pengertian aman di sini harus dipahami bahwa reksa dana disimpan di tempat yang terpisah dari manajer investasi, yaitu di bank kustodian. Namun tidak ada jaminan kepastian nilai investasi akan terus naik mengingat investasi memiliki kesempatan untung tapi juga rugi. Tapi jangan buru-buru kuatir dan antipati, asalkan investasi dilakukan dengan prinsip kehati-hatian serta mau terus belajar maka investasi dapat memberikan keuntungan. Setidaknya investor-investor yang masuk dalam investor besar pasti pernah mengalami kegagalan dan kerugian. Untuk meningkatkan keamanan dalam investasi di reksa dana, manajer investasi dan bank kustodian sama-sama terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setiap hari mereka wajib melaporkan aktivitas efek yang dimiliki ke dalam suatu sistem bernama S-Invest yang dikelola oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dan dipantau oleh OJK. Selain itu investasi di reksa dana tidak memerlukan tempat penyimpanan khusus, sebagaimana investasi properti dan emas. Bayangkan kalau kita investasi properti dan emas, setidaknya perlu menyediakan brankas untuk menyimpan dokumen dan batangan emas. Reksa dana tidak memerlukan itu semua karena disimpan di bank kustodian. 
-Menguntungkan: Buat anda yang sibuk maka reksa dana adalah salah satu pilihan yang tepat. Katakanlah anda seorang pegawai yang bekerja dari jam 8 pagi s.d. 5 sore di hari senin s.d. jumat, tentu agak sulit untuk membagi waktu untuk mengamati investasi mana saja yang memiliki prospek positif. Anda paham bahwa anda perlu investasi tetapi memiliki keterbatasan atas 3 hal, yaitu: pengetahuan, waktu dan networking. Ternyata ada juga orang tidak mau berinvestasi bukan karena tidak memiliki dana namun tidak tahu harus investasi dimana, waktunya yang terbatas juga tidak punya networking yang tepat.

Berinvestasi di reksa dana maka manajer investasi dapat “menjawab” ketiga masalah tersebut:

-Masalah Pengetahuan: Manajer investasi memiliki fund manager yang harus lulus ujian wakil manajer investasi (WMI). Setelah lulus ujian WMI, fund manager diwajibkan untuk mengikuti kegiatan program pendidikan berkelanjutan (PPL) setiap 2 tahun sekali yang diselenggarakan oleh asosiasi WMI. Lebih baik lagi jika fund manager tersebut sudah memiliki pengalaman panjang, latar belakang studi di bidang investasi dan sertifikasi profesi bidang investasi.
-Masalah Waktu: Untuk membeli reksa dana bisa dilakukan dengan 2 cara: offline dan online. Offline adalah anda datang ke manajer investasi/agen penjual efek reksa dana untuk melakukan transaksi reksa dana. Sedangkan bagi anda yang tidak punya waktu untuk datang, anda bisa melakukan transaksi melalui internet di website/aplikasi yang disediakan oleh manajer investasi/agen penjual efek reksa dana. Untuk membuka rekening di semua lembaga jasa keuangan, termasuk manajer investasi dan agen penjual efek reksa dana, harus memiliki data valid dan terkini dari nasabahnya. Hal ini biasa disebut dengan Profil Mengenal Nasabah (PMN). Bahkan sejak adanya tehnologi online, nasabah tidak perlu datang langsung ke manajer investasi/agen penjual efek reksa dana karena bisa dilakukan dengan secara online. 
-Masalah Networking: Jika anda sudah yakin untuk berinvestasi di reksa dana namun masih galau untuk investasi di reksa dana yang mana, tidak usah kuatir akan hal ini karena ada “penasihat reksa dana” untuk anda. Maklum, saat ini setidaknya terdapat 1.700 reksa dana yang ada di pasar, karenanya diperlukan orang yang bisa memberikan informasi reksa dana sesuai profil nasabah. Mereka biasa disebut dengan wakil agen penjual efek reksa dana (WAPERD) yang memiliki tugas untuk memberikan masukan dan membina relasi calon nasabah ataupun nasabah. WAPERD tidak boleh memaksa/mengiming-imingi anda untuk membeli reksa dana tertentu, keputusan untuk membeli reksa dana tetap ada pada diri anda. WAPERD adalah orang yang memiliki izin untuk menawarkan dan menjual reksa dana. Umumnya mereka bekerja di agen penjual efek reksa dana, seperti: bank dan perusahaan efek. Sama seperti WMI, WAPERD harus melalui ujian WAPERD untuk mendapatkan izin selain itu mereka juga wajib PPL setiap 2 tahun sekali. Nah mudah-mudah anda sudah cukup jelas dengan penjelasan profil singkat reksa dana di atas. Setelah anda cukup jelas setidaknya anda sudah diyakinkan untuk berinvestasi di reksa dana. Sekarang kita masuk kepada produknya. 

Reksa dana dibedakan dalam beberapa jenis, yaitu:
1.Reksa Dana Konvesional:
1.1.Reksa Dana Pasar Uang
Reksa dana yang menempatkan 100% pada instrumen jangka pendek seperti surat utang (obligasi) dan deposito perbankan. Reksa dana ini cocok untuk investasi jangka sangat pendek dengan waktu kurang dari 1 tahun.
1.2.Reksa Dana Pendapatan Tetap
Reksa dana yang menempatkan minimal 80% pada instrument obligasi (Surat Berharga Negara/Korporat). Reksa Dana ini cocok untuk investasi jangka pendek dengan waktu antara 1-3 tahun.
1.3.Reksa Dana Campuran
Reksa dana yang menempatkan maksimal 79% pada instrument saham, obligasi dan deposito. Reksa dana ini cocok untuk investasi jangka menengah antara 3-5 tahun.
1.4.Reksa Dana Saham
Reksa dana yang menempatkan minimal 80% pada instrument saham/ekuitas. Reksa Dana ini cocok untuk investasi jangka panjang dengan waktu 5 tahun atau lebih.
2.Reksa Dana Terstruktur:
2.1.Reksa Dana Indeks (Index Fund)
Reksa dana yang memiliki portofolio investasinya mengacu kepada indeks tertentu. Indeks yang dijadikan acuan bisa berupa indeks saham ataupun indeks obligasi. Perbedaan antara reksa dana indeks dengan reksa dana konvensional adalah reksa dana indeks mengambil strategi investasi pasif dengan menghasilkan tingkat return yang setara dengan return indeks yang ditirunya. Sementara, reksa dana konvensional mencoba mengalahkan indeks yang menjadi acuan (contoh: IHSG) dengan menerapkan strategi investasi aktif.
2.2.Reksa Dana Terproteksi (Capital Protected Fund)
Reksa dana ini memproteksi nilai investasi awal investasi investor. Mekanisme proteksi umumnya dilakukan dengan membeli instrumen obligasi dan memegangnya hingga jatuh tempo (buy and hold). Sehingga kecuali obligasi yang bersangkutan mengalami gagal bayar, maka nilai investasi awal akan terjaga seutuhnya. Jenis reksa dana ini merupakan jenis reksa dana dengan dana kelolaan terbesar kedua setelah reksa dana saham. Banyak investor institusi yang memanfaatkan jenis reksa dana sebagai fasilitas penghematan pajak obligasi karena persentase pengenaan pajak yang lebih rendah (5% atas reksa dana vs 15% atas investor biasa).
2.3.Reksa Dana dengan Penjaminan (Capital Guaranteed Fund)
Reksa dana yang memberikan garansi nilai investasi awal investor. Mekanisme garansi dilakukan dengan melakukan perjanjian dengan guarantor. Yang bertindak sebagai guarantor adalah perusahaan asuransi. Namun saat ini belum ada manajer investasi yang menerbitkan reksa dana dengan penjaminan.
3.Exhange Traded Fund (ETF)
Reksa dana ini merupakan pengembangan dari jenis reksa dana indeks. Dengan prinsip yang hampir sama dengan reksa dana indeks, perbedaan utamanya adalah ETF dapat dibeli melalui pasar sekunder melalui pialang/broker atau langsung melalui manajer investasi yang unit penyertaannya dapat diperdagangkan di bursa. Karena likuiditas merupakan salah satu kendala produk ini, maka dalam ETF dikenal satu pihak yang disebut sebagai dealer partisipan. Dealer partisipan adalah anggota bursa efek yang menandatangani perjanjian dengan manajer investasi penerbit ETF untuk menjadi market maker. Market maker adalah pihak yang bersedia membeli atau menjual ETF pada harga yang telah ditentukan sehingga menjadikan instrumen tersebut mudah diperdagangkan (likuid).
4.Reksa Dana Penyertaan Terbatas
Reksa dana yang menghimpun dana dari pemodal profesional dan selanjutnya diinvestasi pada portofolio efek. Portofolio efek yang dimaksud disini tidak terbatas pada instrumen pasar modal namun bisa juga pembiayaan terhadap sektor riil. Sedangkan yang dimaksud dengan pemodal profesional adalah investor yang memiliki kemampuan menganalisis risiko reksa dana. Dari sisi keuangan minimum investasi adalah Rp.5 milliar. Beberapa keunikan dari reksa dana ini adalah jumlah pihak yang terlibat dibatasi paling banyak 49 orang. Manajer investasi sendiri juga dituntut melakukan penyertaan modal di dalam reksa dana yang dikelola. Karena berinvestasi pada sektor riil, maka penilaian terhadap harga pasar dari aset yang bersangkutan tidak menggunakan metode nilai pasar wajar seperti reksa dana konvensional pada umumnya.
5.Reksa Dana Syariah
Reksa dana syariah adalah reksa dana yang dikelola dengan prinsip syariah. Contoh penerapan prinsip syariah dalam pengelolaan reksa dana antara lain:
  • Berinvestasi pada saham dan obligasi yang masuk dalam Daftar Efek Syariah. 
  • Adanya prinsip cleansing yaitu kegiatan menyumbangkan porsi pendapatan yang tidak memenuhi ketentuan syariah (apabila ada) untuk kegiatan amal. 
  • Adanya Dewan Pengawas Syariah 
Semoga tulisan ini dapat mencerahkan dan mengatasi keraguan anda untuk berinvestasi di reksa dana.

No comments:

Post a Comment