Welcome to opra-invest.com:
Now Investing Will Never Be The Same..

Situs ini memiliki 3 bagian:

Searching Article

April 2, 2018

Reksa Dana: Data dan Statistik Desember 2013-Desember 2017

Jumlah produk, nilai aktiva bersih (NAB) dan unit penyertaan (UP) reksa dana terus meningkat dari Desember 2013 s.d. Desember 2017. Harapannya reksa dana masih terus bertumbuh mengingat tingkat penetrasi reksa dana to gross domestic bruto (fund to GDP) Indonesia cukup rendah (kurang dari 5%) jika dibandingkan dengan reksa dana (fund) di negara seperti: Singapura yang mencapai lebih 400% dan Malaysia sebesar 30% (info: datamarket.com). Setidaknya jika mengacu kepada data tersebut, reksa dana di Indonesia masih belum mengalami titik puncak dan titik jenuh.

Masih berhubungan dengan tulisan sebelumnya (Baca juga: Reksa Dana: Investasi, Terjangkau, Aman dan Menguntungkan), industri investasi reksa dana memiliki data-data yang bisa diolah sehingga dapat diketahui jenis reksa dana mana yang saat ini banyak terdapat di pasar. Menindak lanjuti tulisan tersebut, saat ini kita akan membahas mengenai data dan statistik dunia reksa dana di Indonesia periode Desember 2013 s.d. Desember 2017. Data dan statistik diperlukan guna mengetahui catatan reksa dana sepanjang periode tersebut, dengan demikian dapat dipetakan sebagai bahan kajian lebih lanjut untuk diskusi. Data untuk tulisan ini diambil dari Pusat Informasi Industri Pengelolaan Investasi dengan link: reksadana.ojk.go.id (Sampai saat ini, reksa dana penjaminan masih belum ada sehingga tidak ada datanya sedangkan untuk reksa dana penyertaan terbatas datanya tidak tersedia untuk dipublikasikan secara umum). Data dan statistik dibagi dalam grouping jenis reksa dana:

1.Reksa Dana Konvensional
1.1.Reksa Dana Pasar Uang

1.2.Reksa Dana Pendapatan Tetap

1.3.Reksa Dana Campuran

1.4.Reksa Dana Saham

Summary


2.Reksa Dana Terstruktur
2.1.Reksa Dana Indeks

2.2. Reksa Dana Terproteksi

Summary


3.Exchange Traded Fund (ETF)


4.Reksa Dana Syariah Konvensional
4.1.Reksa Dana Pasar Uang

4.2.Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap

4.3.Reksa Dana Syariah Campuran

4.4.Reksa Dana Syariah Saham

Summary


5.Reksa Dana Syariah Terstruktur
5.1.Reksa Dana Syariah Indeks

5.2.Reksa Dana Syariah Terproteksi

Summary


Dari data dan statistik tahun 2017 dapat dilihat:
  • Reksa dana pendapatan tetap adalah reksa dana dengan jumlah produk terbesar: 266 (33%) dan UP terbesar: 70,06 miliar (37%). Namun NAB terbesar dipegang oleh reksa dana saham: Rp120,85 triliun (40%). Sepanjang tahun 2013-2017, reksa dana pasar uang adalah reksa dana dengan pertumbuhan produk terbesar: 145,08%, NAB terbesar: 199,82% dan UP terbesar: 165,14%.
  • Reksa dana terproteksi adalah reksa dana dengan jumlah produk terbesar: 732 (98%), NAB terbesar: Rp112,07 triliun (97%) dan UP terbesar: 104,87 miliar (97%). Sepanjang tahun 2013-2017, reksa dana indeks adalah reksa dana dengan pertumbuhan jumlah produk terbesar: 119,52%, NAB terbesar: 631,12% dan jumlah UP terbesar: 602,19%.
  • Reksa dana syariah saham adalah reksa dana dengan jumlah produk terbesar: 45 (37%), NAB terbesar: Rp9,25 triliun (52%) dan UP terbesar: 7,37 miliar (50%). Sepanjang tahun 2013-2017, reksa dana pasar uang adalah reksa dana dengan pertumbuhan jumlah produk NAB terbesar: 623,03%%, NAB terbesar: 2.637,49% dan UP terbesar: 2.588,31%.
  • Reksa dana syariah terproteksi adalah reksa dana dengan jumlah produk terbesar: 33 (89%), NAB terbesar: Rp2,52 triliun (94%) dan UP terbesar: 2,46 miliar (96%). Sepanjang tahun 2013-2017, reksa dana syariah indeks adalah reksa dana dengan pertumbuhan jumlah produk terbesar: 300%. Sedangkan reksa dana syariah terproteksi adalah reksa dana dengan NAB terbesar: 67,78% dan UP terbesar: 68,44%.
Secara keseluruhan, kita dapat melihat bahwa semua jenis reksa dana mengalami pertumbuhan jumlah produk, NAB dan UP. Pada periode 31 Desember 2017, total jumlah produk reksa dana sebesar: 1.748 produk, NAB reksa dana: Rp457,15 triliun dan UP reksa dana: 323,87 miliar. 

Berikut ranking 3 besar jenis reksa dana periode 31 Desember 2017:
*Jumlah Produk Reksa Dana Terbesar:
-Reksa dana terproteksi: 732 produk (lebih dari 40% produk reksa dana).
-Reksa dana pendapatan tetap: 266 produk.
-Reksa dana saham: 255 produk.


*NAB Reksa Dana Terbesar:
-Reksa dana saham: Rp120,85 triliun.
-Reksa dana terproteksi: Rp112,07 triliun
-Reksa dana pendapatan tetap: Rp107,19 triliun.


*UP Reksa Dana Terbesar:
-Reksa dana terproteksi: 104,87 miliar
-Reksa dana pendapatan tetap: 70,06 miliar.
-Reksa dana saham: 65,44 miliar.


*Jumlah Produk Reksa Dana Syariah Terbesar:
-Reksa dana saham: 45 produk
-Reksa dana terproteksi: 33 produk
-Reksa dana pendapatan tetap: 29 produk


*NAB Reksa Dana Syariah Terbesar:
-Reksa dana saham: Rp9,25 triliun
-Reksa dana pendapatan tetap: Rp4,03 triliun
-Reksa dana terproteksi: Rp2,52 triliun


*UP Reksa Dana Syariah Terbesar:
-Reksa dana saham: 7,37 miliar
-Reksa dana pendapatan tetap: 3,37 miliar
-Reksa dana terproteksi: 2,47 miliar

    Menarik untuk menjadi kajian lebih lanjut bahwa reksa dana terproteksi adalah reksa dana dengan jumlah terbanyak diterbitkan sedangkan reksa dana syariah saham adalah reksa dana syariah yang paling banyak diterbitkan dan dimiliki oleh investor (#disclaimer on).

    No comments:

    Popular Posts