Situs ini memiliki 3 bagian:

Kamus

  • Afiliasi: Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal; hubungan antara pihak dengan pegawai, direktur atau komisaris dari pihak tersebut; hubungan antara 2 perusahaan dimana terdapat 1 atau lebih anggota direksi atau dewan komisaris yang sama; hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut; hubungan antara 2 perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama; atau hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama.
  • Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD): Pihak yang melakukan penjualan efek reksa dana berdasarkan kontrak kerja sama dengan manajer investasi pengelola reksa dana.
  • Asset to Equity (AER) Ratio: Ratio aset dengan ekuitas.
  • Bank Indonesia 7 Day Repo Rate (BI 7-DRR): Suatu instrumen moneter berupa suku bunga acuan yang menggantikan BI Rate. Efektif digunakan pada 19 Agustus 2016.
  • Bank Kustodian (BK): Bank umum yang telah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan sebagai bank kustodian.
  • Bursa Efek: Pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek di antara mereka.
  • Bursa Efek Indonesia (BEI): Bursa efek di Indonesia.
  • Compound Annual Growth Rate (CAGR): Tingkat pertumbuhan tahunan dari suatu kenaikan majemuk dalam suatu periode. Diperoleh dengan cara periode akhir dibagi periode awal kemudian dikalikan pangkat 1/jumlah tahun. Hasilnya kemudian dikurangi dengan 1.
  • Dealer Partisipan: Anggota bursa efek yang menandatangani perjanjian dengan manajer investasi pengelola reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek untuk melakukan penjualan atau pembelian unit penyertaan reksa dana dimaksud baik untuk kepentingan diri sendiri maupun untuk kepentingan pemegang unit penyertaan reksa dana dimaksud.
  • Debt to Equity (DER) Ratio: Rasio utang dengan ekuitas
  • Dividen Interim: Dividen yang diumumkan dan dibagikan sebelum perusahaan sebelum tahun buku berakhir.
  • Efek: Surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek dan setiap derivatif dari efek.
  • Emiten: Pihak yang melakukan penawaran umum.
  • Fund Fact Sheet: Informasi berisi data dan grafik atas suatu komposisi serta kinerja dari saham, obligasi, reksa dana, dll dalam suatu kurun waktu tertentu. Diterbitkan secara rutin minimal 1 bulan sekali oleh manajer investasi/sekuritas.
  • Haircut: Faktor pengurang nilai pasar wajar efek sesuai dengan risikonya sebesar persentase tertentu dari nilai pasar wajar efek dimaksud.
  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG): Indeks pasar dari seluruh saham yang tercatat di BEI.
  • Initial Public Offering (IPO): Penawaran saham perdana kepada investor dimana Perseroan melepas sebagian sahamnya ke publik.
  • Investment Horizon: Jangka waktu yang diperlukan ketika berinvestasi.
  • Investment Universe: Daftar sekumpulan efek surat utang dan ekuitas yang masuk dalam kriteria dari investor/perusahaan manajer investasi.
  • Kapitalisasi Pasar: Nilai pasar dari perusahaan yang diperoleh dari harga saham dikali dengan jumlah saham beredar.
  • Kegiatan Sektor Riil: Kegiatan baik secara langsung maupun tidak langsung, yang berkaitan dengan produksi barang, penyediaan jasa di sektor riil termasuk tetapi tidak terbatas dalam rangka produksi barang, dan/atau modal kerja dari kegiatan tersebut.
  • Komite Investasi: Komite yang bertugas mengarahkan dan mengawasi tim pengelola investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi investasi.
  • Kontrak Investasi Kolektif (KIK): Kontrak antara manajer investasi dan bank kustodian yang mengikat pemegang unit penyertaan dimana manajer investasi diberi wewenang untuk mengelola portofolio investasi kolektif dan bank kustodian diberi wewenang untuk melaksanakan penitipan kolektif.
  • Kustodian: Pihak yang memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yang berkaitan dengan efek serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga, dan hak-hak lain, menyelesaikan transaksi efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya.
  • Manajer Investasi (MI): Pihak yang kegiatan usahanya mengelola portofolio efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun dan bank yang melakukan kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  • Market Capitalization: Kapitalisasi pasar
  • Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD): Jumlah aset lancar perusahaan efek dikurangi dengan seluruh liabilitas perusahaan efek dan ranking liabilitas ditambah dengan utang sub-ordinasi, serta dilakukan penyesuaian-penyesuaian lainnya.
  • Nilai Aktiva Bersih (NAB): Nilai pasar yang wajar dari suatu efek dan kekayaan lain dari reksa dana dikurangi seluruh kewajibannya.
  • Nilai Buku: Nilai aset yang tersisa setelah dikurangi kewajiban perusahaan jika dibagikan. Nilai buku hanya mencerminkan berapa besar jaminan atau seberapa besar aktiva bersih untuk saham yang dimiliki investor.
  • Nilai Intrinsik: Nilai aset wajar yang ditentukan setelah melakukan kegiatan analisa fundamental. Dilakukan dengan cara mencari nilai sekarang dari semua aliran kas di masa mendatang baik yang berasal dari dividen maupun pendapatan perusahaan.
  • Nilai Pasar: Nilai aset yang dibentuk oleh kegiatan permintaan dan penawaran di pasar sekunder.
  • Nilai Pasar Wajar (NPW): Nilai yang dapat diperoleh dari transaksi efek yang dilakukan antara para pihak yang bebas bukan karena paksaan atau likuidasi.
  • Obligasi Daerah: Pinjaman daerah yang ditawarkan kepada publik melalui penawaran umum di pasar modal.
  • Pasar Modal: Kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan publik yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.
  • Pemerintah Daerah: Gubernur, bupati, atau walikota, dan perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah.
  • Pemodal: Wajib pajak yang memiliki modal.
  • Penawaran Saham Perdana: Lihat Initial Public Offering (IPO).
  • Penawaran Umum: Suatu kegiatan penawaran efek yang dilakukan oleh emiten untuk menjual efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam undang-undang ini dan peraturan pelaksanaannya.
  • Penitipan Kolektif: Jasa penitipan atas efek yang dimiliki bersama oleh lebih dari satu pihak yang kepentingannya diwakili oleh kustodian.
  • Perusahaan Efek (PE): Pihak yang melakukan kegiatan usaha sebagai penjamin emisi efek, perantara pedagang efek dan/atau manajer investasi.
  • Perusahaan Publik: Perseroan yang sahamnya telah dimiliki oleh sekurang-kurangnya oleh 300 (tiga ratus) pemegang saham dan memiliki modal disetor sekurang-kurangnya Rp3 miliar atau suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah.
  • Perusahaan Sasaran: Perusahaan yang menerbitkan efek yang ditawarkan tidak melalui penawaran umum yang akan menjadi portofolio efek reksa dana penyertaan terbatas.
  • Pihak: Orang perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi,atau kelompok yang terorganisasi.
  • Portofolio Efek: Kumpulan efek yang dimiliki oleh pihak.
  • Prospektus: Setiap informasi tertulis sehubungan dengan penawaran umum dengan tujuan agar pihak lain membeli efek.
  • Prospektus Awal: Dokumen tertulis yang memuat seluruh informasi dalam prospektus yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan sebagai bagian dari pernyataan pendaftaran, kecuali informasi mengenai nilai nominal, jumlah dan harga penawaran efek, penjaminan emisi efek, tingkat suku bunga obligasi, atau hal lain yang berhubungan dengan persyaratan penawaran yang belum dapat ditentukan.
  • Rabat: Pengembalian dalam bentuk tunai dari pihak ketiga berkaitan dengan transaksi yang dilakukan oleh manajer Investasi untuk kepentingan nasabah.
  • Ranking Liabilities: Sejumlah kewajiban kontinjen dan kewajiban off-balance sheet yang akan ditambahkan pada liabilitas sebagai faktor risiko dalam penghitungan modal kerja bersih disesuaikan, yang nilainya ditetapkan berdasarkan perhitungan tertentu.
  • Reksa Dana: Wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.
  • Reksa Dana Campuran: Reksa dana yang melakukan investasi pada efek bersifat ekuitas, efek bersifat utang, dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang masing-masing paling banyak 79% dari nilai aktiva bersih, dimana dalam portofolio reksa dana tersebut wajib terdapat efek bersifat ekuitas dan efek bersifat utang.
  • Reksa Dana Konvensional: Terdiri dari 4 tipe reksa dana yaitu: reksa sana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran dan reksa dana saham.
  • Reksa Dana Pasar Uang: Reksa dana yang hanya melakukan investasi pada instrumen pasar uang dalam negeri dan/atau efek bersifat utang yang diterbitkan dengan jangka waktu tidak lebih dari 1 tahun dan/atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari 1 tahun.
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap: Reksa dana yang melakukan investasi paling sedikit 80% dari nilai aktiva bersih dalam bentuk efek bersifat utang.
  • Reksa Dana Saham: Reksa dana yang melakukan investasi paling sedikit 80% dari nilai aktiva bersih dalam bentuk efek bersifat ekuitas.
  • Reksa Dana Penyertaan Penyertaan Terbatas: Wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari pemodal profesional yang selanjutnya diinvestasikan oleh manajer investasi pada portofolio efek yang berbasis kegiatan sektor riil.
  • Reksa Dana Target Waktu: Reksa dana yang memiliki jangka waktu tertentu dan kebijakan investasi yang menyesuaikan dengan jangka waktu tersebut.
  • Return on Asset (ROA): Rasio laba dengan aset
  • Return on Equity (ROE): Rasio laba dengan ekuitas 
  • Short Selling: Fasilitas untuk menjual saham yang belum dimiliki untuk kemudian diharuskan membeli untuk menggantikan saham tersebut. Tindakan ini untuk memanfaatkan mendapatkan keuntungan ketika harga saham mengalami penurunan.
  • Sponsor: Pihak yang menandatangani perjanjian dengan manajer Investasi pengelola reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek untuk melakukan penyertaan dalam bentuk uang dan/atau efek dalam rangka penciptaan unit penyertaan reksa dana berbentuk kontrak investasi kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek.
  • Tax Amnesty: Penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenakan sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan.
  • Tim Pengelola Investasi: Tim yang bertugas mengelola portofolio efek reksa dana penyertaan terbatas untuk kepentingan pemegang unit penyertaan reksa dana penyertaan terbatas.
  • Unit Penyertaan (UP): Satuan ukuran yang menunjukkan bagian kepentingan setiap pihak dalam portofolio investasi kolektif.
  • Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana (WAPERD): Orang perseorangan yang mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan untuk bertindak sebagai penjual efek reksa dana.
  • Wakil Manajer Investasi (WMI): Orang perseorangan yang bertindak mewakili kepentingan perusahaan efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai manajer investasi.
  • Wali Amanat: Pihak yang mewakili kepentingan pemegang efek yang bersifat utang.